26/11/16

Aku Kamu Jadi KITA: Belajar Memaknai Arti Dari “Koaborasi Interprofesi”


KUWU, 26 /11/2016 -  Kradenan, Sabtu 26 November 2016. Hari ini puskesmas Kradenan 1 beserta tim pencerah nusantara mengadakan kegiatan team bulding dengan tema “ Aku, Kamu jadi Kita Bersama Sehatkan Indonesia”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahami atar pegawai puskesmas kradenan 1 dan menunjukan betapa penting dan indahnya kolaborasi karena dalam beberapa jam pada hari itu pegawai puskesmas kradenan 1 dikumpulkan menjadi satu untuk tertawa dan bersenang-senang menyelesaikan satu per satu permainan. 

Adapun rangkaian kegiatan hari ini adalah pembagian kelompok, pembuatan yel-yel, pemecahan misi dan saling bertukar kado. Pertama-tama kegiatan dimulai dengan pembagian kelompok yang mana semua pegawai puskesmas diacak sehingga terbentuklah 4 kelompok yang didalamnya terdiri dari berbagai profesi. Setelah itu setiap kelompok diberikan waktu 5 menit untuk mebuat yel-yel dan menapilkan yel-yelnya masing-masing. Pada sesi ini semua kelompok berhasil membuat yel-yel yang berarti menunjukan bahwa dalam waktu yang singkat walaupun dari latar belakang profesi berbeda mereka semua bisa bersatu dan kompak menyelesaikan sebuah yel-yel. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemecahan misi yang terdiri dari 3 permainan yaitu dodge holy ball, fashionista dan dragon ball yang mana apabila kelompok berhasil menyelesiakan permainan akan diberikan petunjuk untuk memecahkan misi akhir yaitu menebak satu kata yang menjadi kata kunci dari kegiatan team bulding ini. Kelompok yang berhasil memenangkan permainan akan diberi petunjuk kata yang mudah dan kelompok yang kalah akan mendapatkan petunjuk kata yang sulit

Permainan pertama adalah dodge holy ball yaitu permainan yang dimainkan oleh dua kelompok. Setiap kelompok menunjuk salah satu anggota timnya untuk menjadi seorang raja yang harus dilindungi oleh anggota kelompok lainya. Kedua tim ini akan saling menyerang dengan cara melemparkan bola ke arah lawan. Tim yang menang adalah tim yang bisa melempar dan mengenai bola kearah raja tim lawan. Pesan yang ingin disampaikan melalui permainan ini adalah “Setiap pegawai puskesmas hendaklah mampu menjaga dan melindungi sesama selain itu kerjasama tim yang baik dan semangat untuk melakukan sesuatu itu sangat diperlukan untuk mencapai sebuah tujuan bersama”. Permainan ke-dua adalah fashionista. Fasionista adalah permainan adu kecepatan dimana kedua tim akan diberikan instruksi untuk memakai semua atribut yang disediakan dengan cara estafet. Tim yang lebih dahulu bisa memakai atribut secara lengkap itulah tim yang jadi pemenangnya. Permainan ke-tiga adalah dragon ball. Pada permainan ini kelompok diinstruksikan untuk mengeluarkan bola pimpong yang berada di dalam botol air. Untuk mengeluarkan bola pimpong tersebut maka setiap kelompok harus mengisi air ke dalam botol yang telah dilubangi. Tim yang berhasil mengeluarkan bola pimpong lebih dulu itulah tim yang memenangkan permainan. Inti dari permainan ini adalah kerjasama dan kekompakan. 

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pemecahan misi. Pada sesi ini peserta team bulding diberikan waktu 5 menit untuk merangkai petunjuk yang di dapatkan dari setiap pos permainan sehingga mereka bisa menebak satu kata kunci yang telah dipersipakan. Kata kunci ini berhubungan dengan kerjasama tim dan merupakan satu kata kunci yang menurut tim pencerah nusantara merupakan hal yang sangat penting untuk memperkuat sistem pelayanan di puskesmas. kata itu adalah “Kolaborasi”. Kolaborasi interprofesi sangat dibutuhkankan dalam sebuah puskesmas karena yang bekerja dalam sebuah puskesmas terdiri dari berbagai profesi sehingga jika tidak ada kolaborasi anatar pegawai puskesmas maka bisa berdampak pada pemberian pelayanan yang tidak akan maksimal. Setelah misi berhasil dipecahkan dan dapatlah satu tim pemenang acara dilanjutkan dengan kegiatan pembagian hadiah yang mana hadiah diberikan langsung oleh kasubag TU karena kepala puskesmas yang berhalangan hadir. Setelah itu acara ditutup dengan tukar-tukaran kado antar pegawai puskesmas.  
     
Hari ini kami semua belajar namun bukan belajar layaknya seperti biasa yang duduk di dalam kelas lalu mendengarkan seseorang yang berbicara di depan, namun kali ini kami belajar dengan cara yang berbeda. Hari ini kami belajar di alam terbuka melalui permainan-permainan yang mana di setiap permainan itu mengajarkan arti pentingnya kerjasama, kekompakan, kepercayaan terhadap teman dan pentingnya kolaborasi. Ya, kolaborasi adalah satu kata yang mudah untuk diucapkan tapi sulit untuk dilakukan. Disetiap instansi kerja harusnya menerapkan yang namanya kolaborasi apabila tujuan yang diinginkan bisa tercapai tidak terkecuali  juga dengan puskesmas. Puskesmas merupakan tempat berkumpulnya ahli-ahli profesi kesehatan yang mana jikalau tidak ada kolaborasi yang baik antar pegawai puskesmas maka akan berdampak pada rendahnya kualitas pelayanan yang diberikan pada masyarakat. Setiap pegawai puskesmas khendaknya menyadari akan pentingnya arti dari sebuah kolaborasi interprofesi agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang prima pada masyarakat sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga hal ini sesuai dengan tema team bulding yang diangkat oleh pencerah nusantara grobogan yaitu “ Aku,Kamu jadi Kita Bersama Sehatkan Indonesia. Disini tim pencerah nusantara bukan hanya bertugas untuk mengubah perilaku masyarakat agar peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Pencerah nusantara juga harus mampu memperkuat sistem pelayanan kesehatan dasar yaitu puskesmas karena pegawai puskesmas inilah merupakan ujung tombak untuk mengajarkan serta menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan. Coba bayangkan jikalau dalam sebuah puskesmas tidak terjalin kolaborasi yang baik dan antar pegawai puskesmas tidak sadar mempunyai tanggung jawab yang sama yaitu menyehatkan masyarakat di wilayah kerjaya maka kegiatan dilapangan yang bersifat promotif dan preventif yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kesehatan tidak akan terlaksana sehingga menurut tim pencerah nusantara grobogan menumbuhkan rasa kebersamaan dan membangun kolaborasi yang baik untuk mencapai tujuan yang diinginkan bersama sangat dibutuhkan untuk memperkuat sistem pelayanan di puskesmas.(erma)

 “Tunjukan baktimu, mulai aksimu
 

0 komentar:

Posting Komentar